Lembaran polistirena adalah lembaran plastik kaku dan ringan yang terbuat dari monomer stirena yang dipolimerisasi. Lembaran ini umum digunakan dalam pengemasan, isolasi, papan nama, dan pembuatan model karena keserbagunaan dan kemudahan fabrikasinya. Tersedia dalam berbagai ketebalan dan hasil akhir, lembaran polistirena melayani keperluan komersial dan industri.
Lembaran polistirena pada dasarnya diklasifikasikan menjadi dua jenis: Polistirena Serbaguna (GPPS) dan Polistirena Tahan Benturan Tinggi (HIPS). GPPS menawarkan kejernihan dan kekakuan yang sangat baik, sehingga cocok untuk aplikasi transparan. HIPS lebih tahan lama dan tahan benturan, sering digunakan untuk kemasan dan pajangan produk.
Lembaran polistirena banyak digunakan di berbagai industri seperti pengemasan, periklanan, konstruksi, dan kerajinan. Bahan ini sangat cocok untuk pajangan di tempat penjualan, model arsitektur, dan pelapis dinding. Selain itu, lembaran polistirena sering digunakan dalam proses termoforming untuk membuat produk plastik berbentuk.
Lembaran polistirena pada dasarnya tidak tahan terhadap sinar UV dan dapat mengalami degradasi jika terpapar sinar matahari dalam waktu lama. Untuk aplikasi di luar ruangan, varian yang distabilkan atau dilapisi UV direkomendasikan. Tanpa perlindungan, material dapat menjadi rapuh dan berubah warna seiring waktu.
Ya, lembaran polistirena dapat didaur ulang, meskipun pilihan daur ulang bergantung pada fasilitas setempat. Lembaran polistirena termasuk dalam kode resin plastik #6 dan memerlukan pemrosesan khusus. Polistirena daur ulang sering digunakan kembali dalam bahan kemasan, produk isolasi, dan perlengkapan kantor.
Polistirena Berdampak Tinggi (High Impact Polystyrene/HIPS) umumnya dianggap aman untuk makanan jika diproduksi sesuai dengan standar peraturan. Bahan ini umum digunakan untuk nampan, tutup, dan wadah makanan. Selalu pastikan bahan tersebut sesuai dengan peraturan FDA atau Uni Eropa sebelum menggunakannya dalam aplikasi makanan.
Lembaran polistirena dapat dipotong menggunakan berbagai alat seperti pisau serbaguna, pemotong kawat panas, atau pemotong laser. Untuk hasil potongan yang presisi dan rapi, terutama pada lembaran yang lebih tebal, gergaji meja atau router CNC direkomendasikan. Selalu ikuti tindakan pencegahan keselamatan dan gunakan alat pelindung saat memotong.
Ya, lembaran polistirena menawarkan kemampuan cetak yang sangat baik dan banyak digunakan dalam sablon dan pencetakan digital. Lembaran ini juga dapat menerima sebagian besar cat berbasis pelarut dan akrilik dengan persiapan permukaan yang tepat. Melapisi permukaan terlebih dahulu dapat meningkatkan daya rekat dan daya tahan.
Polystyrene menunjukkan ketahanan kimia yang moderat, terutama terhadap air, asam, dan alkohol. Namun, bahan ini tidak tahan terhadap pelarut seperti aseton, yang dapat melarutkan atau mengubah bentuk material. Selalu verifikasi kompatibilitas dengan bahan kimia tertentu sebelum digunakan.
Lembaran polistirena umumnya dapat menahan suhu antara -40°C hingga 70°C (-40°F hingga 158°F). Pada suhu yang lebih tinggi, material tersebut dapat mulai melengkung, melunak, atau berubah bentuk. Material ini tidak direkomendasikan untuk lingkungan dengan suhu tinggi atau aplikasi yang melibatkan api terbuka.