| NILAI | BARANG | SATUAN | STANDAR |
|---|---|---|---|
| MEKANIS | |||
| Regangkan (vertikal/horizontal) | ≥44 | MPA | 56,3/53,8 |
| Kemampuan Pemanasan dan Penarikan (vertikal/horizontal) | ≤±6 | % | -4.5/+2 |
| Jeda singkat | ≤20 | % | 0 |
| Daya tembus uap | ≤2,5 | g/m².24 jam | 1.40 |
| Kemampuan penetrasi oksigen | ≤30 | cm³/m².24 jam.0,1MPa | 11.60 |
| Intensitas panas | ≥7 | N/15mm | 8.5 |
| Kepadatan | 1.35-1.45 | g/cm³ | 1.36 |
| YANG LAIN | |||
| Air | 4.5 | mg | ≤30 |
| Barium | Tidak ada | - | Tidak Diizinkan |
| Monomer vinil klorida | <0,1 | mg/kg | ≤0,5 |
| Zat yang dapat dioksidasi | 1.26 | ml | ≤1,5 |
| Logam berat | <1 | mg/kg | ≤1 |
| Etana murni | 6.8 | mg | ≤30 |
| 65% etanol | 5.0 | mg | ≤30 |
| Jumlah bakteri | <1000 | buah/100cm² | ≤1000 |
| Jumlah jamur | <100 | buah/100cm² | ≤100 |
| Koliform | Tidak ada | buah/100cm² | Tidak Diizinkan |
| Spesifikasi | |||
| Panjang | 420 | mm | 420±1 |
| Lebar | 297 | mm | 297±1 |
| Ketebalan | 0.18001 | mm | 0,18±0,009 |
| Kejelasan | Jernih | - | Jernih |
Lembaran PVC adalah material polimer yang terbuat dari vinil klorida sebagai bahan baku dasar, dengan tambahan stabilisator, pelumas, dan pengisi. Material ini menunjukkan aktivitas antioksidan yang sangat baik, ketahanan yang kuat terhadap asam dan reaksi redoks, kekuatan tinggi, stabilitas luar biasa, dan tidak mudah terbakar, sehingga mampu menahan kerusakan akibat perubahan iklim. Jenis lembaran PVC yang umum meliputi varietas transparan, putih, hitam, berwarna, dan abu-abu.
Lembaran PVC menawarkan banyak manfaat, termasuk ketahanan terhadap korosi, tidak mudah terbakar, sifat isolasi, dan ketahanan terhadap oksidasi. Selain itu, lembaran PVC dapat didaur ulang dan memiliki biaya produksi yang rendah. Karena keserbagunaan dan keterjangkauannya, lembaran PVC secara konsisten mempertahankan posisinya di pasar lembaran plastik.
Lembaran PVC sangat serbaguna, tersedia dalam berbagai jenis seperti lembaran PVC bening, lembaran PVC buram, lembaran PVC hijau, gulungan lembaran PVC, dan banyak lagi. Berkat kinerja pemrosesannya yang baik, biaya produksi yang rendah, ketahanan terhadap korosi, dan sifat isolasinya, lembaran PVC umumnya digunakan untuk memproduksi sampul buku PVC, kartu PVC, film keras PVC, dan lembaran PVC keras.
Lembaran PVC adalah plastik yang umum digunakan, terbuat dari polivinil klorida, bersama dengan plasticizer dan antioksidan. PVC sendiri tidak beracun, tetapi bahan tambahan utamanya, seperti plasticizer dan antioksidan, bersifat beracun. Plasticizer yang digunakan dalam lembaran PVC sehari-hari terutama meliputi dibutil tereftalat dan dioctil ftalat, yang keduanya beracun. Antioksidan timbal stearat yang digunakan dalam PVC juga beracun. Lembaran PVC yang mengandung garam timbal dapat melepaskan timbal ketika bersentuhan dengan pelarut seperti etanol dan eter. Lembaran PVC dengan antioksidan berbasis timbal terkadang digunakan untuk kemasan makanan, tetapi ketika bersentuhan dengan makanan seperti stik adonan goreng, kue goreng, ikan goreng, daging matang, kue kering, dan makanan ringan, molekul timbal dapat berdifusi ke dalam minyak. Oleh karena itu, kantong plastik lembaran PVC tidak boleh digunakan untuk menyimpan makanan, terutama makanan berminyak. Selain itu, pada suhu yang lebih tinggi sekitar 50°C, produk plastik polivinil klorida secara bertahap terurai, melepaskan gas hidrogen klorida, yang berbahaya bagi kesehatan.
Lembaran PVC dapat aman untuk makanan, tetapi hanya jika diproduksi dengan PVC kelas makanan dan aditif yang sesuai. Lembaran PVC kelas makanan tidak beracun, tidak berbau, dan cocok untuk kontak langsung atau tidak langsung dengan makanan, tergantung pada formulasi dan penggunaannya. Lembaran PVC yang aman untuk makanan ini umumnya digunakan dalam kemasan makanan, kemasan blister, plastik pembungkus, nampan makanan, dan penutup pelindung.
Namun, tidak semua lembaran PVC dianggap aman untuk makanan. Lembaran PVC kelas industri mungkin mengandung plasticizer atau aditif yang tidak disetujui untuk kontak dengan makanan. Untuk memastikan keamanan, selalu verifikasi bahwa lembaran PVC tersebut sesuai dengan peraturan kontak makanan FDA dan Uni Eropa (EC), dan mintalah lembar data keselamatan material (MSDS) dari produsen.
Ya, lembaran PVC secara alami tahan api dibandingkan dengan banyak plastik lainnya. Berkat kandungan klorinnya yang tinggi, PVC dapat padam sendiri ketika sumber api eksternal dihilangkan, yang sangat mengurangi penyebaran api.
Lembaran PVC sering digunakan dalam aplikasi di mana keselamatan kebakaran sangat penting, seperti bahan bangunan, panel dinding, isolasi listrik, papan nama, dan penutup industri. Dalam banyak kasus, lembaran PVC dapat memenuhi standar tahan api internasional seperti UL94 V-0/V-1 atau yang serupa, tergantung pada formulasinya.
Untuk proyek dengan standar keselamatan kebakaran yang ketat, lembaran PVC tahan api dengan kinerja yang ditingkatkan dapat disesuaikan untuk memenuhi kode bangunan dan persyaratan ketahanan api tertentu.